Apa itu Passthrough pada Mangle Mikrotik

Halo Teman-teman IT Borneo, nah kali ini saya buat artikel yang saya rasa cukup menarik buat teman-teman untuk dipahamin yaitu Fungsi passthrough pada queue tree mikrotik.

artikel ini sangat cocok buat teman-teman yang sedang belajar bandwidth management pada mikrotik. kalau belum tau bandwidth management, bisa ikutin tutorial konfigurasi simpe queue dan juga konfigurasi queue tree pada mikrotik.

Apa itu Passtrough?

Pertama kita caru tahu dulu apa kata mikrotik wiki tentang passthrough ini.

passthrough – if packet is matched by the rule, increase counter and go to next rule (useful for statistics).

pada wiki mikrotik menjelaskan bahwa jika paket cocok dengan rule maka couter nya akan dinaikkan kemudian selanjutnya akan pergi ke next rule.

Jadi maksud rule diatas adalah dengan passthrough maka jika ada paket cocok dengan rule A, maka paket tersebut akan dicounter (akan masukkan kedalam rule A) kemudian paket tersebut masih diijinkan untuk membaca rule dibawahnya.

Ini berbeda dengan fungsi dari firewall tanpa passthough. tanpa passthorugh maka ketika paket cocok dengan rule A maka paket akan langsung diteruskan ke tujuan bukannya membaca rule B dan seterusnya.

Fungsi dari Passtrough?

seperti kata wiki mikrotik bahwa userful for statistics yang artinya sangat berguna untuk statistik. jadi fungsi ini lebih sering digunakan untuk statistik tetapi bukan berarti tidak bisa digunakan untuk yang lainnya. Dengan Passthrough maka paket dapat ditandai beberapa kali sehingga ketika membuat beberapa statistik akan sangat berguna.

Cara pembuktian Passtrough?

Biar lebih paham kita akan coba langsung menggunakan mikrotik, sebenarnya perbedaan menggunakan Passthrough ini apa sih.

Pertama kita akan buat rule seperti dibawah ini.

diatas ada 4 rules.

rule 0 : Mark Koneksi yang masuk dari ip 192.168.100.2  ( ip yang saya gunakan) dengan passthrough yes

rule 1 : Mark paket dari dari mark koneksi dengan passthrough yes

rule 2 : Mark paket dari dari mark koneksi dengan passthrough no

rule 3 : Mark paket dari dari mark koneksi dengan passthrough yes

Dengan menggunakan ip 192.168.100.2Saat ini kita akan mengakses website yang melewati router dengan rule diatas tersebut sambil memperhatikan traffik rule yang ada pada mirkotik.

Setelah mengakses internet maka sekarang kita coba perhatikan trafik yang ada pada rule Mikrotik


Yang teman-teman perlu perhatikan adalah pada Bytes dan Packets. pada rule number 0,1, dan 2  terdapat Bytes dan Packet yang berbeda-beda. tetapi mengapa pada rule number 3 Bytes dan Packets nya adalah 0?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut sekarangcoba teman-teman perhatikan berikut ini

Yup, Karena passthrough no maka rule nomor 3 tidak dapat dibaca oleh mikrotik. Maka kesimpulannya adalah

Dengan passthough maka router akan membaca lagi rule yang memiliki kondisi yang sama.

Untuk pembuktian lainnya kita akan memindahkan passthrough yang tadinya pada rule nomor 2 sekarang menjadi pada rule nomor 1 seperti berikut ini.

Sama seperti sebelumnya, dengan capture diatas maka passthrough no tidak akan mengijinkan adanya rule lagi pada mikrotik, dengan kata lain rule dengan kondisi yang sama tidak akan dibaca lagi.

Oke, Nantikan Artikel-artikel dari IT Borneo.

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. Mei 26, 2018

    […] save) masih kurang sesuai yang diinginkan. ada sedikit perbedaan dari lainnya yaitu penggunaan Passthrough di metode prerouting, yang tentunya untuk kases skenario di atas ini ternyata memfungsikan pembagian […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *