Setting Failover Mikrotik

hallo teman-teman IT Borneo Borneo, Sebelumnya kita sudah membahas tentang Load Balance pada Mikrotik. Sekarang kita akan membahas FailOver Pada Mikrotik.

Apa itu Failover Mikrotik

Failover adalah metode yang digunakan untuk tetap menggunakan satu jalur tertentu yang dimana jalur lain tidak digunakan kecuali rute utama ini down.

Sama Seperti Load Balance, Failover digunakan ketika saat ada lebih dari satu jalur untuk menuju sesuatu, Kita ambil contoh router dengan dua gateway ke internet. Dengan Failover maka router hanya akan menggunakan salah satu rute saya yaitu rute utama dan akan menggunakan rute cadangan ketika rute utama down.

Contoh mudahnya adalah ketika sebuah kantor perusahaan berlangganan internet kedua isp yang berbeda yaitu Indihome dan juga Biznet

Indihome adalah rute utama sedangkan Biznet adalah rute cadangkan, router akan tetap menggunakan Indihome sampai rute indihome ini down baru akan pindah ke Biznet.

Step-by-Step Konfigurasi Failover Mikrotik

*Sebelum memulai Lab ini pastikan bahwa Laptop teman-teman sudah terhubung dengan router dan router juga sudah mengaktifkan firewall NAT dan terhubung dengan internet.

Untuk mempermudah teman-teman dalam mempelajari Failover ini saya membuat summary setting load balance ini. berikut ini summary tersebut.

1. Tambahkan routing menuju internet dengan gateway Indihome

2. Tes ping dengan terminal

3. Disable sementara routing menuju internet dengan gateway Indihome

4. Tambahkan routing menuju internet dengan gateway Biznet

5. Tes ping dengan terminal

6. Enable Routing dengan gateway Indihome

7. Ubah Distance untuk routing dengan gateway Biznet.

Pertama kita perlu mengakses menu routing yaitu pada IP kemudian Routes.

Pada menu IP Router kita akan menambahkan routing baru menju internet menggunakan gateway ISP 1, sebagai tambahan kita akan menambahkan check gateway ping

Note: Check Gateway Ping adalah fitur mikrotik agar selalu memeriksa gateway dengan cara menggunakan ping ke gateway. Tujuan menggunakan check gateway ping adalah agar mikrotik selalu memeriksa up-down dari isp sehinga ketika gateway di-ping dan hasilnya RTO maka router akan berpindah menggunakan lajur lain.

Setelah itu kita tes ping menuju internet. dan pastikan bahwa gatewa tersebut dapat digunakan untuk menuju internet.

Jika sudah dapat mengakses internet menggunakan Indihome, maka selanjutnya kita akan mencoba koneksi internet dengan menggunakan Biznet. tapi sebelum menggunakan Biznet, kita perlu mendisable routing dengan menggunakan gateway Indihome.

Selanjutnya tambahkan routing menju internet dengan gateway Biznet

Sama seperti Indihome, kita juga perlu mengetes koneksi ke internet

Oke, Sekarang kedua isp dapat digunakan mengakses internet.

Disini baru kita mengaktifkan fitur pada mikrotik sehingga mikrotik akan menjadi Failover. Tapi sebelum itu kita aktifkan kembali routing menggunakan gateway Indihome dengan mengklik enable

Seperti pada gambar diatas, setelah diaktifkan maka salah satu menjadi biru dan status nya menjadi tidak aktif. nah, Sekarang kita perlu menambahkan Distance pada pada rute backup, yaitu rute menggunakan Biznet.

Konsepnya adalah Semangkin kecil Distance maka akan semangkin dipilih sebagai rute menuju internet

Saat ini rute menggunakan gateway Indihome dan gateway Biznet sama-sama memiliki distance 1 maka karena rute backup adalah Biznet maka rute Biznet akan kita naikkan menjadi 2. Caranya double klik pada rute Biznet kemudian isi Distance menjadi 2.

Sekarang kita lihat hasilnya

Rute Biznet menjadi biru dan status nya sekarang menjadi tidak aktif. sedangkan rute Indihome menjadi rute utama.

Test Konfigurasi

Tidak lengkap rasanya tanpa pembuktikan langsung. Ketika rute Indihome mati maka otomatis berubah statusnya menjadi Unreachable. Tentunya juga rute akan berpindah dari Indihome menjadi Biznet.

Oke, Selesai tutorial pada kesempatan kali ini kunjungi terus IT Borneo untuk mendapatkan Tutorial dan Artikel terbaru mengenai IT.

3 comments

  1. dengan settingan backup seperti itu.
    bagaimana cara misal untuk beberapa user agar selalu melalui gateway biznet? dalam kondisi apapun, baik koneksi utama mati, ataupun koneksi backup yg mati.

    1. Terima kasih atas pertanyaannya.
      Iika ingin membuat user terus menggunakan hanya satu gateway maka yang diperlukan adanya tambahan konfigurasi pada firewall mangle untuk menanda koneksi dari user tertentu kemudian pada routing ditambahan routing dengan routing tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *