5 Aplikasi Simulator jaringan dan Simulator Sysadmin

Untuk Belajar Jaringan dan sysadmin itu butuh modal kalau kita harus membeli setiap perangkat seperti cisco, Server, Mikrotik, dan lain-lain.
Ada solusi, tanpa beli perangkat
Untuk itu, dari pada harus membeli setiap perangkat yang harganya bisa sampai jutaan rupiah, lebih baik kita menggunakan aplikasi simulasi untuk belajar jaringan dan juga sysadmin.
Ada beberapa software Simulator yang dapat kita gunakan. berikut ini 5 aplikasi Simulator yang teman-teman dapat gunakan untuk belajar jaringan dan sysadmin versi IT Borneo

1. Cisco Packet Tracer

Yang pertama ada Cisco Packet Tracer, aplikasi cisco packet tracer ini merupakan software yang paling ringan diantara ke-4 software lainnya.
Dengan aplikasi ini kita tidak perlu menggunakan laptop dengan spesifikasi yang sangat tinggi, tetapi dengan 2gb ram saya saya rasa sudah cukup untuk menjalankan software ini.
Didalam aplikasi ini perangkat yang dapat kita gunakan ada banyak bisa dikatakan sudah cukup lengkat. mulai dari pc, access point, server dan lain-lain.
Tetapi sayangnya cisco packet tracer ini hanya dapat digunakan untuk simulasi perangkat cisco saja untuk server yang ada di dalam software packet tracer ini tersebut hanya memberikan fitur dari server bukan konfigurasi advance seperti windows server, ubuntuk server, ataupun server yang lainnya.
Untuk mendownload cisco packet tracer teman-teman dapat langsung mengunjungi link resmi untuk mendownload cisco packet tracer dibawah ini.
Tetapi teman-teman harus memiliki membuat akun terlebih dahulu. oleh karena itu saya juga membuat link eksternal dimana teman-teman dapat langsung mendownload menggunakan salah satu link dibawah ini.
Link Google Drive

2. VMware

Yang kedua ada VMware, software ini tidak seperti cisco packet tracer yang dimana user bisa membuat topologi sendiri. pada vmware ini kita tidak dapat membuat topologi tetapi software ini lebih difokuskan ke sysadmin.
Jadi vmware ini lebih sering dan lebih bagusnya untuk digunakan menjalankan os server seperti debian server, windows server, dan jenis server yang lainnya.
Software ini juga teman-teman dapat gunakan ketika ingin mencoba os desktop seperti windows 10, ubuntu, redhat dan yang lainnya.
Satu hal yang jadi masalah adalah software ini tidak gratis yang artinya teman-teman harus membeli jika ingin menggunakan secara lama. tapi masih ada versi trial yang teman-teman dapat gunakan. berikut ini link tersebut.

3. VirtualBox

Virtualbox
ketiga ada VirtualBox. virtuabox ini mirip seperti vmware yang dimana lebih digunakan untuk sysadmin dibandingkan untuk jaringan.
Perbedaan antara kedua aplikasi ini adalah fitur fitur nya, tetapi yang benar benar merupakan keunggunalan virtualbox ini adalah virtualbox ini gratis alias tidap perlu trial ataupun membeli seperti vmware. berikut ini link untuk mendownload software ini.
Link Resmi
Google Drive

4. GNS3

gns it-borneo.id
Selanjutnya adalah GNS3, nah ini merupakan aplikasi yang sering saya gunakan. aplikasi ini lebih mirip packet tracer dibandingkan vmware dan virtualbox.
Karena pada aplikasi ini kita bebas untuk membuat topologi selayaknya real network yang ada. tetapi bukan berarti GNS3 ini cuman untuk jaringan loh.
dengan gns3 kita dapat mengkombinasikan dengan virtualbox dan juga vmware sehingga kita menjalankan kedua aplikasi tersebut didalam gns3. dan hampir semua lab-lab saya pada artikel ini saya buat menggunakan GNS3.
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang gns3 yang terbaru bisa membaca artikel yang sudah saya buat sebelumnya disini
Berikut ini link untuk mendownload GNS3
Google Drive

5. UnetLab

unetlab it-borneo.id

Yang kelima ada Unetlab, untuk aplikasi ini belum saya coba, tapi mungkin patut untuk teman-teman coba. berikut ini link untuk mendownload aplikasi ini
Resmi
http://www.eve-ng.net/index.php/downloads/eve-ng
Google Drive
Download Unetlab

 Rekomendasi Dari Saya 

Jika teman-teman masih bingung dengan software yang teman-teman seharusnya gunakan maka saya ada sedikit saran yang semoga dapat membantu. Disini saya akan mengelompokkan beberapa aplikasi yang teman-teman butuhkan untuk belajar networking ataupun sysadmin.

1. Fokus ke networking tetapi spesifikasi laptop kurang

Sebuah kendala yang banyak dihadapi oleh banyak orang ke ketika akan menjalankan aplikasi simulator adalah spesifikasi laptop masing-masing. ada yang punya prosesor dual core dengan ram hanya 2 gb ataupun prosesor intel i3 tetapi ram hanya 1 gb. nah, untuk masalah seperti itu saran saya teman-teman dapat menggunakan cisco packet tracer. 
Packet tracer ini menggunakan ram yang tidak banyak dibandingkan dengan aplikasi simator yang lainnya. jadi jika teman-teman memiliki masalah dengan spesifikasi laptop saya rasa menginstall cisco packet trace adalah pilihan yang benar.

2. Belajar Sysadmin
oke, Sysadmin artinya lebih ke perangkat seperti pc yang dimana membutuhkan spesifikasi laptop/pc yang menjalankan aplikasi tersebut harus tinggi. Saran saya adalah menggunakan VirtualBox. pengamalam saya meskipun software ini free tetapi yang saya rasakan software ini lebih ringan dan juga fitur nya lebih friendly. itu yang saya rasakan.

Jadi rekomendasi saya gunakan virtualbox saja dulu kalau merasa ternyata ada fitur yang kurang barulah teman-teman dapat mencoba vmware versi trial. jika merasa cocok tidak ada salahnya untuk membeli aplikasi tersebut.
 
3. Belajar Networking, semua jenis perangkat
Ada kelebihan ada kekurangan. Packet tracer yang dimana penggunaan ram yang sedikit tetapi perangkat yang dapat didukung hanya cisco. Solusi lain adalah menggunakan GNS3.  tetapi untuk perangkat jaringan seperti mikrotik, juniper, dan yang lainnya harus di kolaborasikan dengan aplikasi simulasi yang lain seperti VirtualBox atau VMware.

Untuk menjalankan gns3 sebenarnya tergantung kebutuhan teman-teman. jika teman-teman hanya ingin menjalankan satu buah mikrotik maka ram 2gb saya rasa sudah cukup walaupun hal tersebut sedikit memaksa laptop teman-teman. beda cerita kalau teman-teman ingin menjalankan router mikrotik dan juga server windows dalam satu topologi, saran saya teman-teman harus memiliki ram 8gb.

oke, itu saja untuk artikel ini. jika ada yang ingin ditanyakan atau ada yang masih bingung, silahkan ditanyakan. 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *